Apple Mau Dipecah, Jaksa Amerika Serikat Bilang Demi Kebaikan Bersama

Apple Mau Dipecah, Jaksa Amerika Serikat Bilang Demi Kebaikan Bersama

Jakarta, CNBC Indonesia – Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyeret Apple ke pengadilan. Produsen iPhone yang dimaksud dituduh melakukan praktik monopoli yang mana merugikan konsumen juga perusahaan lain.

Asisten Jaksa Agung Amerika Serikat dalam bidang persaingan usaha, Jonathan Kanter, menyatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat menggugat Apple untuk kebaikan bersama.

Ia menyarankan agar para pemegang saham Apple mengupayakan manajemen perusahaan untuk bersaing dengan sehat walafiat dengan “compete on the mertis” (berkompetisi berdasarkan kemampuan).

“Berkompetisi berdasarkan kemampuan baik untuk semuanya. Baik untuk bisnis. Baik untuk konsumen. Baik untuk perekonomian. Hal ini adalah tujuan dari gugatan ini,” kata Kanter pada program Squawk Box di CNBC International, dikutip Mulai Pekan (25/3/2024).

Departemen Kehakiman melayangkan gugatan menghadapi Apple pada Kamis pekan lalu. Apple dituduh menggunakan taktik anti-persaingan usaha untuk menguasai bursa HP.

Gugatan yang dimaksud menyatakan bagian besar dari biosfer Apple didesain agar konsumen kekal membeli iPhone dengan membatasi akses ke fasilitas yang digunakan tambahan inovatif yang mana memproduksi mereka itu tambahan sederhana pindah ke habitat item lain.

Pemerintah Amerika Serikat juga tiada menyembunyikan kemungkinan gugatan ini berujung terhadap paksaan agar Apple memecah perusahaannya, seperti yang tersebut berjalan terhadap Microsoft pada 1990-an.

Dalam pernyataan resmi, Apple menyatakan gugatan yang dimaksud “mengancam siapa diri kami” juga akan menciptakan “preseden berbahaya.”

Kepada CNBC International, ahli menyatakan gugatan pemerintah Negeri Paman Sam menghadapi Apple akan menghabiskan waktu bertahun-tahun. Apple diperkirakan akan mencoba agar hakim menolak gugatan yang dimaksud sebelum memasuki tahap persidangan.

Namun pada waktu dekat, gugatan ini tetap menyimpan risiko untuk Apple serta para pemegang sahamnya. Para pejabat di dalam Apple dapat kehilangan fokus pada menjalankan usaha dikarenakan harus membagi perhatian mereka itu untuk menghadapi pemerintah pada pengadilan.

Artikel ini disadur dari Apple Mau Dipecah, Jaksa AS Bilang Demi Kebaikan Bersama