Berita  

Balita Korban Penganiayaan Pacar Tantenya Meninggal, Polisi Timbang Pasal Tambahan

Balita Korban Penganiayaan Pacar Tantenya Meninggal, Polisi Timbang Pasal Tambahan

Berita Teknologi Hari IniMelex.id Jakarta – Tersangka pelaku penganiayaan terhadap balita dalam Kramat Jati, Ibukota Indonesia Timur, terancam mendapat pasal tambahan tentang pembunuhan. Hal ini dikarenakan balita usia tiga tahun yang sempat dirawat sebab luka-luka yang dialaminya itu akhirnya meninggal.

“Iya (ada kemungkinan dijerat pasal tambahan). Nanti sesuai hasil autopsi,” kata Kepala Unit Perlindungan Perempuan lalu Anak Polres Ibukota Indonesia Timur Inspektur Dua Sri Yatmini ketika dihubungi, Hari Sabtu 16 Desember 2023.

Sri menyatakan pada waktu ini pihaknya masih menanti hasil autopsi yang disebutkan dari Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Ibukota Timur. Adapun jasad balita itu telah dibawa ke Bengkulu pada Hari Sabtu dinihari untuk dimakamkan.

“Seluruh biaya perawatan hingga pemakaman (balita) HZ ditanggung oleh Polres Metro Ibukota Timur,” katanya.

Sebelumnya, Kapolres Metro Ibukota Timur Komisaris Besar Leonardus Harapantua Simarmata mengungkapkan, terdakwa yang tersebut berinisial RA dijerat Pasal 76C dan juga Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman maksimalnya 15 tahun penjara. 

Tapi, di perkembangan terkini, HZ dinyatakan meninggal di perawatan dalam RS Polri pada Hari Jumat petang, 15 Desember 2023. HZ sebelumnya menderita koma sebab cedera pada otak dan juga tulang selangka patah. Tubuhnya juga memar-memar lalu ada gangguan pada sendi bahu kanan.

RA menganiaya balita itu  lantaran merasa terganggu ketika ingin berhubungan intim dengan tante si balita, S (17 tahun). Polisi menyampaikan terdakwa RA telah melakukan penganiayaan terhadap HZ selama satu bulan, sejak awal November hingga Desember 2023.

Hal itu sanggup terjadi karena HZ dititipkan oleh orang tuanya untuk S. Ibu balita yang dimaksud bekerja pada Tanah Melayu sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW). Sedang ayahnya berada di area Bengkulu. Jadilah HZ tinggal bersatu RA juga S pada satu rumah kontrakan di area Jalan Kecubung Gang Asem RT 6/4, Batu Ampar, Kramat Jati, DKI Jakarta Timur.  

Pilihan Editor: Pelaku KDRT Gunakan Golok di dalam Bekasi Serahkan Diri, Apa Alasan sampai Senekat Itu?