Cara Melihat Gerhana Bulan Penumbra ke Langit RI, Terakhir 16.34 WIB!

Cara Melihat Gerhana Siklus Penumbra ke Langit RI, Terakhir 16.34 WIB!

Jakarta – Hari ini, Mulai Pekan (25/3/2024), masyarakat pada Nusantara dapat mengamati fenomena Gerhana Bulan Penumbra.

BMKG menjelaskan Gerhana Siklus Penumbra adalah fenomena yang dimaksud terjadi di mana kedudukan Matahari, Bumi, lalu Periode sejajar. Ketika puncak Gerhana terjadi, Periode akan terlihat lebih lanjut redup dari pada waktu Purnama.

Untuk mengamati fenomena Gerhana Siklus Penumbra, warga tak membutuhkan perangkat apa-apa, menurut NASA. Cukup mengandalkan mata telanjang.

Kendati demikian, untuk mendapatkan pengalaman yang tambahan jelas, penduduk bisa saja menggunakan teropong atau teleskop. Tipsnya, cari lingkungan yang tersebut gelap serta tiada berbagai polusi cahaya.

Gerhana Bulan Penumbra merupakan satu dari empat gerhana yang dimaksud akan segera muncul sepanjang 2024. Gerhana Bulan Penumbra juga jadi salah satu yang terlihat ke langit Indonesia, selain Gerhana Matahari Total

pada 8 April 2024 mendatang.

Dua gerhana lain tak akan sanggup terlihat dari Indonesia. Yakni Gerhana Bulan Sebagian (GBS) 18 September 2024 juga 2 Oktober 2024 ketika Gerhana Matahari Cincin (GMC).

Nantinya, Gerhana Bulan Penumbra akan menghabiskan waktu 4 jam 43 menit 39 detik. Hal ini terdiri dari tahapan Gerhana mulai (P1) hingga Gerhana berakhir (P4).

Berikut informasi perihal Gerhana Periode Penumbra dari BMKG:

Jadwal Lengkap Gerhana Periode Penumbra

Gerhana mulai (P1): 11.50.58 Waktu Indonesia Barat atau 12.50.58 WITA atau 13.50.58 WIT lalu 04.50.58 UT

Puncak Gerhana (Puncak): 14.12.48 Waktu Indonesia Barat atau 15.12.48 WITA atau 16.12.48 WIT kemudian 07.12.48 UT

Gerhana berakhir (P4): 16.34.38 Waktu Indonesia Barat atau 17.34.38 WITA atau 18.34.38 WIT dan juga 09.34.38 UT

Lokasi Gerhana Bulan Penumbra

Gerhana Bulan nantinya tak bisa saja dinikmati seluruh penduduk Indonesia. BMKG membagi dua kedudukan yang mana bisa saja lalu tak dapat menikmati Gerhana Bulan.

Untuk wilayah yang digunakan ‘Bisa Menikmati Semua Proses Gerhana Bulan’ adalah Papua, Papua Barat serta sebagian Maluku.

Wilayah yang mana tiada dapat mengamati seluruh fase gerhana disebabkan Bulan berada ke bawah horizon. Wilayahnya berada dalam sekitar Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, serta sebagian Maluku.

Yakni mulai dari Maluku Utara, sebagian Maluku, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, NTT, NTB, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Jambi, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, kemudian Aceh.

Semoga bermanfaat!


Artikel ini disadur dari Cara Melihat Gerhana Bulan Penumbra di Langit RI, Terakhir 16.34 WIB!