Berita  

Cerita Nawawi Pomolango Saat Diketahui Firli Bahuri yang tersebut Serahkan Surat Pengunduran Diri

Cerita Nawawi Pomolango Saat Diketahui Firli Bahuri yang yang dimaksud Serahkan Surat Pengunduran Diri

Berita Teknologi Hari IniMelex.id Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango menghormati kebijakan Ketua KPK nonaktif Firli Bahuri yang dimaksud memilih mengundurkan diri dari jabatannya.

Pernyataan yang disebutkan disampaikan Nawawi merespons pengunduran diri Firli yang disampaikan terhadap awak media di area Gedung KPK DKI Jakarta pada Kamis (21/12/2023) malam.

“Pertama, tentu kita menghargai semua sikap yang mana diambil oleh Pak Firli,” ujarnya.

Nawawi mengaku, pada Kamis 21 Desember 2023 kemarin, Firli menemui para pimpinan KPK.

“Sebenarnya kemarin beliau jam 16.00 Waktu Indonesia Barat ya, datang menemui kami, serta menyerahkan surat sebelum beliau ke Dewas KPK. Beliau ke kita, menyerahkan itu (surat pengunduran diri) ke saya. Saya baca di area situ beliau menyebabkan pernyataan untuk berhenti,” kata Nawawi.

Nawawi menyebut, langkah mundur merupakan hak Firli.

“Seperti yang tadi saya sampaikan, itu adalah hak dari pada beliau untuk menyatakan sikap seperti itu,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui Firli telah terjadi mengajukan surat pengunduran diri sebagai pimpinan KPK pada 18 Desember 2023.

Surat pengunduran diri diserahkannya ke Presiden Joko Widodo lewat Menteri Sektretaris Negara.

“Maka saya mengakhiri tugas saya sebagai ketua KPK, lalu saya menyatakan berhenti, serta saya juga menyatakan tak berkeinginan untuk menunda masa jabatan saya,” kata Firli di dalam Gedung C1 KPK, Jakarta, Kamis (21/12/2023).

Kepada Presiden Jokowi, beliau memohonkan agar permohonan pengunduran dirinya diterima, sekaligus memohonkan untuk dimaafkan.

“Saya mohon untuk bapak Presiden berkenan menerima permohonan kami. Permohonan maaf kami dan juga juga sekaligus berhadapan dengan nama keluarga, menyampaikan terima kasih berhadapan dengan dukungan rakyat selama kami pengabdian terhadap bangsa negara selama 40 tahun,” kata Firli.