Berita  

Efek Tak Lagi Jadi DKI, Ibukota Berpotensi Hadapi “Masalah” Hal ini

Efek Tak Lagi Jadi DKI, Ibukota Berpotensi Hadapi “Masalah” Hal ini

Jakarta- Menilik rencana inovasi aturan kekhususan Ibukota di Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus DKI Jakarta atau RUU DKJ, Waketum Area Pengembangunan Otonomi Daerah Kadin Indonesia, Sarman Simanjorang mengutarakan entrepreneur masih menanti dibukanya ruang dialog dari pemerintah lalu DPR RI. Pelaku bidang usaha berharap aturan baru Ibukota tiada mempersulit perizinan hingga investasi.

Sementara Anggota DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak memandang aturan baru Ibukota Indonesia tambahan terkait tata pemerintahan. Kemungkinan Ibukota Indonesia tidak ada akan mendapatkan pagu anggaran yang dimaksud lebih banyak besar berbeda dengan pada waktu berstatus DKI.

Gilbert juga menyoroti RUU DJK yang tersebut memiliki kemungkinan mencengkram DKI Jakarta sehingga harus dipertimbangkan lagi agar Ibukota Indonesia mampu lebih tinggi berprogres lewat otonomi khusus.

Seperti apa dampak inovasi status Jakarta, apa semata tantangan yang digunakan akan dihadapi? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Wakil Ketua Umum Sektor Pembangunan Otonomi Daerah Kadin Indonesia, Sarman Simanjorang dan juga Anggota DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak di Profit,CNBCIndonesia (Senin, 18/03/2024)

Artikel ini disadur dari Dampak Tak Lagi Jadi DKI, Jakarta Berpotensi Hadapi “Masalah” Ini