Fakta Inflasi Negeri Paman Sam 2023 Direvisi, Wall Street Menghijau di dalam Akhir Pekan

Fakta Inflasi Negeri Paman Sam 2023 Direvisi, Wall Street Menghijau dalam di Akhir Pekan

Melex.id . Skala saham Wall Street dibuka menguat pada Hari Jumat (9/2), setelahnya data menunjukkan sedikit revisi pada nomor kenaikan harga Amerika Serikat (AS) tahun lalu. Revisi data pemuaian ini menggalang ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga tahun ini.

Indeks acuan S&P 500 bahkan dibuka dengan kuat menembus level 5.000.

Seperti dikutipkan Reuters, Hari Jumat (9/2), indeks Dow Jones Industrial Average naik 5,64 poin atau 0,01%, pada pengaktifan menjadi 38.731,97.

Indeks S&P 500 dibuka naik 6,26 poin atau 0,13% ke 5.004,17, sedangkan Nasdaq Composite naik 48,66 poin, atau 0,31% menjadi 15.842,38 pada bel pembukaan.

Harga konsumen atau pemuaian bulanan Negeri Paman Sam direvisi naik kurang dari perkiraan awal pada bulan Desember 2023 lalu.

Indeks tarif konsumen direvisi hanya sekali naik 0,2% pada bulan Desember 2023 dibandingkan sebesar 0,3% seperti yang mana dilaporkan bulan lalu.

Namun data naiknya harga bulan November direvisi naik menjadi 0,2% dibandingkan 0,1% seperti perkiraan sebelumnya.

“Menurut saya revisi hari ini terpencil lebih besar simpel dibandingkan tahun lalu,” kata Art Hogan, kepala strategi lingkungan ekonomi di tempat B Riley Wealth. “Sekarang perasaan khawatir menyeluruh di dalam bursa mengenai data aktual telah berkurang lantaran kita telah tahu seperti apa bilangan revisinya.”

Data ekonomi yang tersebut kuat kemudian komentar hawkish dari para pengambil kebijakan The Fed di beberapa pekan terakhir sudah mematahkan ramalan para peniaga bahwa bank sentral Amerika Serikat akan mulai memangkas suku bunga pada bulan Maret.

Investor sekarang ini mengantisipasi data nilai tukar konsumen bulan Januari, yang digunakan dijadwalkan dirilis minggu depan, untuk mendapatkan deskripsi yang lebih lanjut jelas mengenai arah suku bunga tahun ini.