Berita  

Detik-detik Tungku Smelter Meledak di dalam PT ITSS Morowali Mingguan Pagi, Ini adalah Kesaksian Karyawan

Detik-detik Tungku Smelter Meledak di area pada PT ITSS Morowali Mingguan Pagi, Hal ini adalah Kesaksian Karyawan

Berita Teknologi Hari IniMelex.id Presiden Partai Buruh Said Iqbal mendapatkan laporan juga informasi dari Ketua Exco Partai Buruh Daerah Morowali, Katsaing mengenai situasi terkini kejadian kebakaran tungku smelter di tempat PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), Morowali, Sulawesi Tengah. Melalui keterangan tertulisnya, Said meneruskan informasi yang ia peroleh dari Katsaing. 

“Pada pukul 5.30 WIB, menurut kesaksian karyawan pero silicone PT ITSS sedang melakukan perbaikan tungku, lalu melakukan pemasangan plat pada bagian tungku yang dimaksud yang mengakibatkan ledakan sehingga menghasilkan beberapa tabung oksigen di area sekitaran area juga meledak,” ujar Katsaing melalui keterangan tertoreh yang disampaikan Said, Hari Minggu (24/12/2023).

Sementara itu, menanggapi insiden kebakaran dalam PT ITSS, Said mengungkapkan bahwa hal itu merupakan dampak dari penanaman modal Cina dalam Morowali yang menyebabkan upah hemat kemudian mengabaikan Keselamatan dan juga Aspek Kesehatan Kerja (K3).

Detik-detik tungku smelter meledak dalam PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), Morowali, Sulawesi Tengah, Mingguan (21/12/2023) pagi. [bidik layar]
Detik-detik tungku smelter meledak pada PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), Morowali, Sulawesi Tengah, Hari Minggu (21/12/2023) pagi. [bidik layar]

Said lantas memohonkan Kementerian Ketenagakerjaan dengan instansi terkait untuk segera menimbulkan Tim Pencari Fakta. Menurutnya pembentukan kelompok yang dimaksud mendesak kemudian harus segera turun mengecek kondisi dengan segera hari ini juga.

“Hari ini juga Tim Pencari Fakta harus turun ke lapangan untuk menyelidiki apa yang mana sesungguhnya terjadi. Persoalan K3 telah terjadi berulang-ulang, bahkan sampai memakan korban jiwa. Ini adalah tidaklah bisa saja dibiarkan,” kata Said.

Said memohon pihak pemerintah untuk mempidanakan pengusaha. Sebab, menurut dia, permasalahan K3 sudah ada kerap berulang.

“Seringnya terjadi kasus, hal itu menunjukkan tidak belaka akibat kelalaian, tetapi diduga akibat terjadinya pembiaran,” kata Said.

Detik-detik tungku smelter meledak di tempat PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), Morowali, Sulawesi Tengah, Mingguan (21/12/2023) pagi. [bidik layar]
Detik-detik tungku smelter meledak di area PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), Morowali, Sulawesi Tengah, Akhir Pekan (21/12/2023) pagi. [bidik layar]

Ia sekaligus mendesak agar pemerintah dan juga entrepreneur memberikan santunan terhadap korban meninggal dunia, termasuk biaya pemakaman hingga biaya sekolah anak-anak korban. Hal sejenis juga diminta dijalankan pemerintah terhadap para korban luka.

“Harus ditanggung biaya berobat lalu santunan kecelakaan dibiayai negara. Penerapan K3 harus benar-benar dipastikan  berjalan serta ada sanksi berat bagi yang digunakan melanggar,” tuturnya.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa Partai Buruh mendesak agar UU No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja segera direvisi, sebab telah tidaklah sesuai dengan perkembangan zaman. Terlebih dalam UU 1/1970 cuma mengatur sanksi 100 ribu, sehingga bukan memberikan efek jera.