Berita  

Diperiksa KPK, Ketua DPD Gerindra Maluku Utara Diduga Terima Uang Dari Abdul Gani Kusuba

Diperiksa KPK, Ketua DPD Gerindra Maluku Utara Diduga Terima Uang Dari Abdul Gani Kusuba

Berita Terkini Hari IniMelex.id Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkonfirmasi aliran dana pada perkara dugaan korupsi yang tersebut menjerat Gubernur Maluku Utara nonaktif Abdul Gani Kusuba ke Ketua DPD Gerindra Maluku Utara Muhaimin Syarif.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan konfirmasi dilaksanakan pada waktu Muhaimin diperiksa sebagai saksi di dalam Gedung Merah Putih KPK, DKI Jakarta pada Hari Jumat (5/1) pekan lalu.

“Saksi hadir dan juga didalami pengetahuannya antara lain terkait dugaan penerimaan uang dari Tersangka AGK (Gani),” kata Ali lewat keterangannya yang dimaksud diterima Suara.com, Awal Minggu (8/1/2024).

Muhaimin juga diperiksa terkait pengurusan izin tambang pada Maluku Utara.

“Termasuk dikonfirmasi adanya peran dari orang kepercayaan terdakwa AGK untuk mengurus perizinan tambang yang dimaksud ada di dalam wilayah Maluku Utara,” ujar Ali.

Selain menjalani pemeriksaan sebagai saksi, penyidik KPK juga telah menggeledah rumah Muhaimin di tempat Tangerang, Banten pada Kamis (4/1) lalu. Pada upaya paksa itu, penyidik menemukan banyak dokumen yang dimaksud diduga barang bukti.

Sebagaimana diketahui, Gani dijadikan dituduh dugaan korupsi, berbentuk penerimaan suap serta gratifikasi seniliai Rp2,2 miliar terkait proyek pengerjaan lalu jual beli jabatan di tempat lingkungan pemerintah provinsi Maluku Utara. Proyek konstruksi infrastruktur itu memilki pagu anggaran Rp500 miliar.

Ghani ditetapkan dituduh bersatu enam orang lainnya, yakni Kadis Perumahan juga Pemukiman Adnan Hasanudin (AH), Kadis PUPR Daud Ismail (DI), Kepala BPPBJ Ridwan Arsan (RA), ajudan Gani, Ramadhan Ibrahim (RI), dan juga dua orang pihak swasta Stevi Thomas (ST) dan juga Kristian Wuisan (KW).

Sumber : Suara.com