Berita  

Divonis 14 Tahun Penjara, Rafael Alun Pikir-pikir

Divonis 14 Tahun Penjara, Rafael Alun Pikir-pikir

Berita Terkini Hari IniMelex.id Mantan pejabat pajak Kementerian Keuangan Rafael Alun Tirsambodo, terdakwa korupsi dalam bentuk gratifikasi serta tindakan pidana pencucian uang, mengaku pikir-pikir melawan vonis penjara 14 tahun yang mana dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Hari Senin (8/1/2024).

Usai membaca putusannya, hakim bertanya terhadap Rafael Alun, akan melakukan banding atau tidak. Setelah berkonsultasi dengan regu kuasa hukumnya, ia menyatakan pikir-pikir.

“Pikir-pikir yang mulia,” kata Rafael.

Hal serupa juga ditanyakan Hakim terhadap Jaksa KPK, kemudian jawabannya sama.

“Pikir-pikir yang mulia,” jawab Jaksa KPK.

Mendapat jawaban itu, Hakim memberi waktu selama 7 hari terhadap Rafael dan juga Jaksa untuk memutuskan langkah yang diambil usai putusan yang tersebut dibacakan.

Karena Rafael serta Jaksa KPK kompak memilih pikir-pikir, maka putusan yang tersebut dibacakan belum mempunyai kekuatan hukum.

“Berarti putusan ini belum memiliki kekuatan hukum yang mana tetap,” kata Hakim.

Selain dijatuhi hukuman 14 tahun penjara, Rafael juga harus membayar denda Mata Uang Rupiah 500 juta, subsider tiga bulan kurungan.

Kemudian membayar uang pengganti sekitar 10 miliar, jikalau di satu bulan tidak ada dibayar, maka harta bendanya disita untuk dilelang, atau diganti dengan 3 tahun penjara.

Vonis yang mana dijatuhkan hakim, sesuai dengan tuntutan Jaksa Komisi Pemberentasan Korupsi (KPK) yang dimaksud meminta-minta agar Rafael Alun divonis 14 tahun penjara.

Sebagaina diketahui, pada waktu sidang pernada Jaksa KPK mendakwa Rafael menerima gratifikasi Simbol Rupiah 16,6 miliar dengan istrinya, Ernie Meike Torondek. Kemudian didakwa melakukan langkah pidana pencucian uang sama-sama Ernie, dengan nilai sekitar Simbol Rupiah 100 miliar.

Sumber : Suara.com