Ganjar-Mahfud Diapresiasi Jadikan Korupsi sebagai Musuh Utama Sektor Bisnis

Ganjar-Mahfud Diapresiasi Jadikan Korupsi sebagai Musuh Utama Bidang Bisnis

Berita Politik Hari IniMelex.id JAKARTA – Peneliti Pusat Studi Anti Korupsi (SAKSI) Fakultas Hukum (FH) Universitas Mulawarman (Unmul), Herdiansyah Hamzah sependapat dengan Cawapres Nomor Urut 3 Mahfud MD yang dimaksud mengatakan korupsi menjadi penghambat peningkatan ekonomi.

“Betul kata Mahfud, korupsi memang sebenarnya faktor penghambat utama pembangunan ekonomi masuk ke Indonesia,” ujar Castro di dalam Jakarta, Selasa (26/12/2023).

Castro juga menyitir data World Economic Wadah (WEF) yang menunjukkan korupsi sebagai musuh utama investasi.

“Menurut World Economic Diskusi (WEF) pada Global Competitiveness Report tahun 2018, dari 16 variabel penghambat investasi, korupsi menempati urutan pertama. Di bawahnya ada regulasi, inefisiensi birokrasi, pajak, pembiayaan, serta lain-lain,” jelasnya.

Menurut Castro, Mahfud merupakan sosok dengan rekam jejak yang tersebut baik di upaya pemberantasan korupsi.

“Kalau masalah komitmen Mahfud, sanggup dilacak jejak digitalnya. Setidaknya selama menjabat Menko Polhukam, beliau beberapa kali menyokong penyelesaian kasus-kasus dugaan korupsi yang dimaksud kontroversial. Mulai dari dugaan Rp349 triliun kegiatan pajak gelap di area Kemenkeu, Rafael Alun, hingga Lukas Enembe,” tuturnya.

Sementara itu, Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menyatakan komitmen pemberantasan korupsi oleh pasangan capres dan juga cawapres perlu dikonsolidasikan dengan partai urusan politik pengusung mereka.

“Yang jadi problem ketika dia bicara substansi hukum, satu dalam antaranya yang digunakan berbagai disinggung paslon nomor satu, dua kemudian tiga, di tempat antaranya RUU Perampasan Aset, yang belum dijawab tantangan dari RUU ini untuk disahkan, ini berada di dalam DPR dimana ada kader partai urusan politik pengusung mereka,” jelas Kurnia, Selasa (26/12/2023).

Menurut dia, secara tertoreh di visi kemudian misi, ketiga paslon miliki komitmen untuk memberantas korupsi. Mulai dari aspek penegakan hukum serta substansi. Namun jangan sampai komitmen itu hanya saja berhenti dalam dia saja.

Sumber : Sindonews.com