Ganjar Optimistis Bisa Capai Pertumbuhan Kondisi Keuangan 7%, Kontribusi Akan Didominasi UMKM

Ganjar Optimistis Bisa Capai Pertumbuhan Kondisi Keuangan 7%, Kontribusi Akan Didominasi UMKM

Berita Politik Hari IniMelex.id SUKOHARJO – Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo optimistis target perkembangan perekonomian 7% yang tersebut digagas sama-sama Calon Wakil Presiden (Cawapres) Mahfud MD dapat tercapai. Ganjar melakukan konfirmasi bahwa partisipasi perkembangan akan didominasi kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), tidak Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Kalau kita cuma bicara BUMN, kemudian penanaman modal besar, ya sulit. Tapi mari kita hitung yang dimaksud UMKM, unitnya banyak, kekuatannya riil sudah ada terbukti menopang perekonomian Indonesia ketika masa krisis kemudian itu menurut saya yang harus menjadi fokus perhatian pemerintah agar UMKM mudah berjuang juga lebih tinggi maju,” ujar Ganjar pada waktu bertemu para perajin batik dalam Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (26/12/2023).

Ia sama-sama Mahfud MD mengusung inisiatif mencetak 1,6 jt pengusaha perusahaan mikro maju. Pasalnya, para penjual kecil, perajin, pembuat makanan, hingga pemilik warung dapat berkontribusi bagi pertumbuhan perekonomian apabila difasilitasi serta didukung untuk lebih lanjut maju.

“Kami telah mengajukan permohonan regu untuk menghitung kekuatan riil yang sekarang tidaklah tercatat ada berapa, agar kita punya perlakuan khusus, infrastruktur khusus terhadap mereka, sehingga ini mejadi aksi perekonomian yang sangat besar,” jelasnya.

Selain UMKM, khususnya pelaku usaha mikro, Ganjar-Mahfud juga konsen mengupayakan sektor argomaritim sebagai sumber kekuatan ekonomi baru Indonesia melalui inisiatif Bangga Bertani kemudian Nelayan Sejahtera.

Ganjar menjelaskan melalui acara Bangga Bertani kemudian Nelayan Sejahtera, pertumbuhan dunia usaha berbasis dalam desa terjadi kesetaraan ekonomi pada desa, sehingga tak ada lagi publik yang mana pergi ke kota untuk mencari nafkah akibat dapat bekerja pada desa, pada sektor-sektor prioritas.

“Kalau kita lihat basisnya desa, itu kekuatannya sanggup pada sektor pertanian, di area sektor pangan, peternakan, perikanan, yang mana sangat bercirikan agromaritim. Indonesia punya prospek besar di area sektor ini, maka mampu dioptimalkan untuk menjadi motor perkembangan ekonomi,” papar Ganjar.

Selain itu, lanjutnya, lapangan usaha kreatif juga bisa jadi didorong dari pelaku usaha mikro. Misalnya, batik lalu jamu dapat dibuat dan juga dikemas lebih besar modern sehingga pasarnya dapat diperluas.

Ganjar pun mengapresiasi sektor kreatif yang tersebut telah terjadi mengakibatkan jamu masuk hotel menjadi Welcome Drink juga dikemas menjadi es krim, jajanan kesukaan segala usia.

“Hal-hal seperti inilah yang mana sanggup kita adopsi untuk menjadi perhatian pemerintah juga didorong ke bidang kreatif lainnya. Jadi kalau kita mau bicara perkembangan ekonomi ada kekuatan sektor ekonomi kecil yang digunakan sebenarnya bisa saja menjadi booster untuk terlibat membantu pertumbuhan kegiatan ekonomi Indonesia ke depan,” tutupnya.

Sumber : Sindonews.com