Gemini Google Error, Wamenkominfo: Masih Masa Percobaan

Gemini Google Error, Wamenkominfo: Masih Masa Percobaan

Jakarta – Wakil Menteri Kominfo Nezar Patria bergabung mengomentari persoalan tools Artificial Intelligence milik Google, Gemini yang mana sempat menyebabkan kesalahan ketika bekerja. Menurutnya ini masih di masa percobaan.

“Mereka masih meng-exercise lah gitu ya bagaimana yang tadi yang digunakan berbasis teks sekarang bermetamorfosis menjadi multimodel dimana teks, suara, gambar itu dapat digabungkan jadi satu lewat satu algoritma dengan menggunakan kecerdasan buatan ini,” kata Nezar dalam kantor Kominfo, Hari Jumat (22/3/2024).

“Dan kalau ada hasilnya yang dimaksud mungkin saja ada deviasi ke sana, ada halusinasi kemudian lain sebagainya, ya ini bagian dari percobaan itu,” imbuhnya.

Nezar berharap percobaan yang digunakan direalisasikan Teknologi AI bisa jadi dilaksanakan melalui konsep sandbox. Jadi sebelum digunakan telah mengikuti regulasi lalu tidaklah miliki dampak di dalam kemudian hari.

“Sehingga sebelum diresmikan ke publik, ia sudah ada complied dengan regulasi-regulasi yang mana dikerjakan sehingga tiada menyebabkan efek-efek yang tersebut tidak ada diharapkan khususnya tentu cuma efek terhadap misinformasi serta disinformasi. Ini adalah yang tersebut paling terasa ke publik,” jelasnya.

Selain itu juga penting diperhatikan terkait pengamanan data. Hal lain yang mana penting terkait hak cipta, satu permasalahan yang mana sempat jadi perhatian ketika Teknologi AI booming beberapa tahun lalu.

Menurutnya semua permasalahan ini diperlukan diselesaikan. Khususnya bagi pihak yang dimaksud mengembangkan teknologi yang disebutkan untuk mengolah informasi.

“Lalu juga tentang pengamanan data. Lalu ada isu juga bagaimana melindungi yang mana namanya hak cipta. Dan problem-problem ini saya kira memang sebenarnya harus dijawab oleh semua pihak yang tersebut mengembangkan teknologi Artificial Intelligence untuk mengolah informasi,” kata Nezar.

Belum lama ini, Google mengungkapkan Gemini bermasalah. Model bahasa besar itu tidaklah memberikan gambar penduduk berkulit putih ketika diminta penggunanya.

Pihak Gemini melakukan konfirmasi akan segera memperbaiki hambatan tersebut.

Artikel Selanjutnya Kecerdasan Buatan Bawa Petaka, Kominfo Siapkan ‘Pagar’ Agar Tak Kacau

Artikel ini disadur dari Gemini Google Error, Wamenkominfo: Masih Masa Percobaan