Berita  

Hadir di tempat Sidang Putusan Kasus Gratifikasi serta TPPU, Rafael Alun Piliha Diam Soal Vonisnya

Hadir di tempat tempat Sidang Putusan Kasus Gratifikasi juga TPPU, Rafael Alun Piliha Diam Soal Vonisnya

Berita Terkini Hari IniMelex.id Mantan pejabat pajak Kementerian Keungan (Kemenkeu) Rafael Alun Trisambodo menjalani sidang pembacaan putusan perkara gratifikasi kemudian tindakan pidana pencucian uang (TPPU) yang digunakan menjeratnya di tempat Pengadilan Tindak Pidan Korupsi (Tipikor) Ibukota Indonesia pada Hari Senin (8/1/2024).

Rafael datang menggunakan kemeja putih bercelana hitam, juga mengenakan masker.

Saat ditanya awak media tentang kesiapannya menghadapi vonis yang tersebut akan dijatuhkan majelis hakim, Rafael enggan berkomentar. Dia mengabaikan pertanyaan dari awak media.

Kekinian, sidang masih berjalan dengan tiga hakim yang mana saling bergantian membacakan perkaranya, sebelum nantinya membacakan putusan

Sidang putusannya ini harusnya dilakukan pada Kamis 4 Januari lalu, namun harus ditunda menjadi hari ini, akibat hakim menyatakan draf putusannya belum rampung.

Sebagaimana diketahui, pada persidangan dengan jadwal pembacaan duplik sebelumnya, Rafael memohon dibebaskan dari segala tuntutan.

Dia juga memohonkan agar hartanya dikembalikan, kemudian dipulihkan nama baiknya. Hal itu disampaikan Rafael, lewat kuasa hukumnya, Junaedi Saibih.

Namun, jikalau pun hakim memiliki pandangan berbeda, diminta mempertimbangkan beberapa jumlah hal.

“Terdakwa belum pernah dihukum; selama pada proses persidangan Terdakwa bersikap sopan, jujur, kemudian sudah pernah kooperatif pada mengikuti jalannya proses persidangan dengan baik; Terdakwa merupakan tulang punggung keluarga; Terdakwa telah lama berbagai berjasa terhadap bangsa kemudian negara Indonesia,” katanya.

Dalam tuntutan Jaksa KPK, menuntut Rafael 14 tahun penjara lalu uang pengganti Simbol Rupiah 18,9 miliar.

Jaksa mendakwa Rafael menerima gratifikasi Simbol Rupiah 16,6 miliar sama-sama istrinya, Ernie Meike Torondek. Kemudian didakwa melakukan aktivitas pidana pencucian uang bersatu Ernie, sekitar Simbol Rupiah 100 miliar.

Sumber : Suara.com