Berita  

Hari Ini adalah jadi Saksi Kasus Firli Bahuri dalam Dewas KPK, Boyamin Siap Bongkar Sosok Orang Surabaya, Siapakah Itu?

Hari Hal ini adalah jadi Saksi Kasus Firli Bahuri pada Dewas KPK, Boyamin Siap Bongkar Sosok Orang Surabaya, Siapakah Itu?

Berita Teknologi Hari IniMelex.id Koordinator Komunitas Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengungkapkan dirinya akan memenuhi undangan Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi di sidang kode etik terhadap Ketua nonaktif KPK Firli Bahuri.

“MAKI akan hadir di sidang Dewas KPK persoalan hukum Firli, hari ini,” kata Boyamin ketika dikonfirmasi di tempat Jakarta, Jumat.

Boyamin berharap Firli Bahuri turut hadir di sidang tersebut, lantaran beliau ingin mengonfirmasi beberapa hal terhadap Firli.

“MAKI berharap Firli tetap memperlihatkan datang, lantaran saya akan konfirmasi beberapa foto pertemuan Firli, termasuk dengan sosok orang Surabaya,” tambah Boyamin.

Dewas KPK tetap memperlihatkan akan melanjutkan sidang kode etik terhadap Firli Bahuri, meskipun yang bersangkutan telah dilakukan menyatakan mundur sebagai ketua KPK.

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman ketika melaporkan Mahfud dkk ke Bareskrim Polri. (Suara.com/M Yasir)
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman. (Suara.com/M Yasir)

Sidang hari ketiga, Jumat, dijadwalkan memeriksa para pihak yang mana melaporkan Firli ke Dewas KPK, termasuk MAKI.

Mundur  dari Ketua KPK

Pada Kamis waktu malam (21/12), Firli Bahuri menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua KPK.

“Saya mengakhiri tugas saya sebagai ketua KPK serta saya menyatakan berhenti, dan juga saya juga menyatakan tidak ada berkeinginan untuk melanjutkan masa jabatan saya,” kata Firli dalam Gedung Pusat Pendidikan Antikorupsi KPK, Ibukota Indonesia Selatan, Jakarta, Kamis malam.

Firli Bahuri Saat Berada di tempat Gedung Dewan Pengawas KPK, Jakarta. (ANTARA/Reno Esnir)
Firli Bahuri Saat Berada di tempat Gedung Dewan Pengawas KPK, Jakarta. (ANTARA/Reno Esnir)

Firli mengungkapkan pengunduran dirinya itu sudah disampaikan untuk Presiden Jokowi melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno juga untuk jajaran pimpinan lalu Dewan Pengawas KPK.

Firli menyatakan pengunduran dirinya setelahnya empat tahun mengabdi sebagai pimpinan KPK adalah demi stabilitas bangsa mendekati tahun kebijakan pemerintah pemilihan 2024. (Antara)