Hutama Karya menyiapkan layanan operasional tol siaga mudik 2024

Hutama Karya menyiapkan layanan operasional tol siaga mudik 2024

Persiapan yang dimaksud dalam antaranya membentuk Tim Satuan Pekerjaan (Satgas) Siaga Mudik Lebaran 2024, agar para pengguna jalan tol sanggup melintas dengan aman.

Pekanbaru – PT (Persero) Hutama Karya Infrastruktur (HKI) sudah ada menyiapkan segala sesuatu yang mana dibutuhkan di memberikan layanan operasional tol siaga mudik Idul Fitri 2024 bagi pengguna Jalan Tol Trans Sumatera ruas Pekanbaru-Bangkinang lalu Tol Pekanbaru-Dumai.

"Persiapan yang disebutkan dalam antaranya adalah membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Siaga Mudik Lebaran 2024, agar para pengguna jalan tol bisa saja melintas dengan aman," kata Branch Manager Manajer Tol Pekanbaru-Bangkinang PT Hutama Karya (Persero) Jarot Seno Wibawa untuk media, ke Pekanbaru, Minggu.

Ia mengatakan, Hutama Karya juga melakukan pengecekan kendaraan siaga di dalam antaranya yakni kendaraan patroli, rescue, ambulans derek, dan juga lain-lain juga menerbitkan panduan mudik Idul Fitri 2024 bertema "Trans Sumatera Ramadhan Guidebook 2024".

Persiapan yang dimaksud direalisasikan katanya menyebutkan adalah untuk mengantisipasi terbentuk lonjakan besar kendaraan ketika libur panjang hingga libur Idul Fitri pada 8-15 April 2024.

"Jumlah trafik kendaraan yang tersebut masuk ruas Tol Pekanbaru-Bangkinang total kumulatif mencapai 8.390 kendaraan yang mana melintas selama libur 28-29 Maret 2024 mengalami peningkatan 7,5 persen," katanya pula.

Selain Tol Pekanbaru-Bangkinang, Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) juga mengalami peningkatan sebesar 12,52 persen, apabila dibandingkan dengan jumlah lalulintas normal dengan total kumulatif 26.019 unit kendaraan yang digunakan melintas.

"Arus kemudian lintas kendaraan pada Tol Pekanbaru-Dumai naik 12,52 persen melebihi pada hari biasa serta diprediksi akan naik lagi pada hari libur berikutnya akibat libur akhir pekan cukup panjang," katanya lagi.

Pantauan ANTARA pada Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang terpantau lancar, namun banyak kendaraan pribadi memacu kendaraan mencapai 200 km/jam lebih banyak atau melebihi batas laju maksimal kendaraan yang dimaksud dipajang pada besi tiang pengumuman di dalam sepanjang pinggir jalan tol yakni 80 km/jam itu.

"Banyak kejadian tiada terduga di mana kendaraan melaju ke berhadapan dengan batas disarankan pengelola tol, serta dapat mengakibatkan kecelakaan fatal. Pengelola tol penting kembali memasang imbauan agar pengendara tidak ada mengebut di jalan tol," kata Ed (45), warga Daerah Perkotaan Pekanbaru. 

Artikel ini disadur dari Hutama Karya menyiapkan layanan operasional tol siaga mudik 2024