Ilmuwan Asumsi Kiamat Tahun 2026, Ini adalah Keterangan Lengkapnya

Ilmuwan Asumsi Kiamat Tahun 2026, Hal ini adalah Keterangan Lengkapnya

Jakarta – Para pakar dunia banyak yang dimaksud memprediksi kiamat berdasarkan keilmuan, salah satunya Ekonom serta ahli demografi Thomas Malthus yang memberikan peringatan tegas mengenai kiamat dalam Bumi.

Menurutnya, insiden yang disebutkan akan terjadi jikalau umat manusia terus melakukan reproduksi.

Sebab, hal yang dimaksud mengikis suplai makanan akibat tak akan mencukupi untuk memenuhi permintaan populasi manusia. Namun, setiap tenggat waktu yang mana ia ramalkan terbukti keliru.

Sebab, perkembangan teknologi yang makin canggih mampu menggenjot produksi makanan dengan tambahan cepat bagi manusia yang tersebut jumlahnya kian banyak.

Di era modern, prediksi mengenai kiamat Bumi kembali digaungkan oleh ahli fisika Heinz von Foerster dari University of Illinois. Ia memprediksi kiamat Bumi akan muncul pada 2026 mendatang, diambil dari Time, Hari Sabtu (23/3/2024).

Teori Foerster dikembangkan pada tahun 1960 berdasarkan penghitungan perkembangan populasi manusia. Dengan pola tak terkendali, Foerster mengemukakan kiamat akan terbentuk pada 2026 atau 2 tahun dari sekarang.

Menurut dia, pada tahun 2026 populasi manusia akan mencapai batas maksimum yang dimaksud dapat ditanggung planet Bumi.

Foerster menghitung dengan matematika yang digunakan rumit dengan menambahkan sejumlah faktor. Misalnya bencana skala besar seperti pertempuran nuklir, pembentukan komunitas bumi yang tersebut kooperatif, pengembangan metode teknis yang dimaksud memunculkan pasokan makanan tanpa terbatas, kemudian lainnya.

“Populasi yang tersebut cerdas akan memusnahkan diri mereka sendiri. Anak cucu kita tak akan kelaparan. Mereka akan diperas hingga meninggal,” kata dia.

Lebih lanjut, ia mengemukakan bahwa meskipun teknologi produksi makanan makin canggih, tak akan mampu melampaui kecepatan kelahiran manusia.

Jumlah manusia memang sebenarnya meroket sepanjang abad ke-20 dari 3 miliar pada tahun 1960 ketika Foerster menyebabkan prediksinya, menjadi 8 miliar pada waktu ini.

Foerster menyatakan jikalau umat manusia ingin mengelakkan kiamat, maka pemerintah harus melakukan intervensi untuk mengontrol laju populasi yang kian cepat.

Salah satunya, ia mengemukakan mampu dengan mengeluarkan kebijakan pajak yang tersebut lebih banyak besar bagi keluarga dengan anak tambahan dari dua.

Artikel Selanjutnya 15.000 Ilmuwan Ungkap Jadwal Kiamat Bumi, Berani Baca?

Artikel ini disadur dari Ilmuwan Prediksi Kiamat Tahun 2026, Ini Penjelasan Lengkapnya