Berita  

Kata Ayah Korban Terjerat Kabel Optik Soal Kapolda Karyoto yang digunakan Salahkan Penabrak Tiang

Kata Ayah Korban Terjerat Kabel Optik Soal Kapolda Karyoto yang tersebut digunakan Salahkan Penabrak Tiang

Berita Teknologi Hari IniMelex.id Jakarta – Fatih Nurul Huda, ayah dari Sultan Rifat Alfatih, korban terjerat kabel optik di tempat DKI Jakarta Selatan, mengaku menghargai pernyataan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Karyoto yang mana mengatakan PT Bali Towerindo, perusahaan pemilik kabel itu, tidak ada salah.

Fatih menyatakan itu walaupun sehari setelahnya pernyataan itu, sepekan yang tersebut lalu, ia dengan segera mendatangi Markas Polda Metro Jaya mencoba mencari penjelasan. Saat dihubungi kembali pada hari ini, Kamis 4 Januari 2024, Fatih mengatakan, “Kalau yang mana disalahkan penabrak tiang, saya hormati sekadar statement beliau.”

Bicara pada konferensi pers akhir tahun, Kamis 28 Desember 2023, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Karyoto menyatakan pengusutan persoalan hukum Sultan Rifat terjerat kabel belum selesai dikarenakan belum ditemukan perbuatan pidana yang jelas.

Menurut Karyoto, PT Bali Towerindo selaku pemilik kabel bukan melakukan kesalahan. Ia menjelaskan ada kendaraan yang menabrak tiang hingga menciptakan kabel itu menggelantung.

“Mudah-mudahan mampu ketemu siapa yang mana menyebabkan kabel CCTV-nya menggelantung, menyebabkan orang terjerat,” ujarnya.

Pada keesokan harinya, Fatih segera ke Markas Polda Metro Jaya kemudian diterima kelompok penyidik. Klarifikasi yang dimaksud diterimanya, Fatih mengungkapkan, persoalan hukum anaknya masih pada proses penyidikan. “Pengambilan keterangan saksi-saksi termasuk dari kelompok lapangan Bali Tower,” ucapnya.

Dituturkannya, tindakan hukum itu ditangani oleh Direktorat Kriminal Umum Subdit 3 Jatanras Polda Metro Jaya. Fatih mengumumkan informasi dari penyidik kalau teknisi PT Bali Towerindo sudah ada dipanggil lalu rencananya akan datang dijalankan pemanggilan level menengah dari perusahaan itu. Gelar perkara, beliau menambahka, belum dilakukan.

Saat ditanya apakah hal itu ada korelasinya dengan PT Bali Towerindo yang tidaklah segera menyelesaikan ganti rugi, Fatih hanya saja berharap permasalahan itu segera selesai. “Biar Sultan sanggup fokus dengan kuliah serta masa depannya kemudian harapan saya Pak Kapolda bisa jadi bantu proses mediasi biar permasalahan ini tuntas,” tuturnya.

TEMPO berupaya menanyakan kelanjutan persoalan hukum Sultan Rif’at ke Ditreskrimum, namun hingga berita ini ditulis belum ada keterangan yang mana diberikan.

Pilihan Editor: Mengapa Gibran Berkukuh Tak Melanggar Saat Bagi-bagi Susu Gratis pada Kawasan CFD Bareng Sejumlah Artis Caleg PAN?