Kominfo Terbitkan Surat Edaran Etika Pemanfaatan Kecerdasan Buatan, Ini adalah Isinya

Kominfo Terbitkan Surat Edaran Etika Pemanfaatan Kecerdasan Buatan, Hal ini adalah Isinya

Berita Teknologi Hari IniMelex.id JAKARTA – Kementerian Komunikasi kemudian Informatika (Kominfo) menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Pedoman Etika Pemakaian Artificial Intelligence (AI). Hal ini dilaksanakan untuk meminimalisir risiko penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan.

“Surat Edaran ini merupakan bentuk respons terhadap pesatnya pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligent (AI) pada hidup sehari-hari. Dengan intensitas pemakaian tersebut, maka utilisasi Teknologi AI menghadirkan nilai kegiatan ekonomi yang mana signifikan,” kata Menkominfo Budi Arie, Hari Jumat (22/12/2023).

Penggunaan Artificial Intelligence pada dunia kerja belakangan semakin marak sehingga menghasilkan risiko pelanggaran makin besar. Oleh sebab itu, SE ini dihadirkan untuk memberikan batasan terhadap merekan yang digunakan kerap menggunakan AI.

“Nilai bursa global Artificial Intelligence pada 2023 mencapai 142,3 miliar US dolar. Sedangkan di tempat ASEAN pada 2030, Teknologi AI diprediksi akan berkontribusi hingga bilangan bulat 1 triliun US dolar. Di mana 366 miliar US dolar di tempat antaranya adalah partisipasi dari Indonesia,” ujar Menkominfo.

Menkominfo Budi Arie mengungkapkan, pemanfaatan Teknologi AI pada Indonesia pada 2021 tercatat sebanyak 26,7 jt oleh tenaga kerja. Namun, penampilan Kecerdasan Buatan menghadirkan berbagai tantangan, seperti disinformasi hingga hilangnya beberapa sektor pekerjaan.

“Untuk itu, upaya tata kelola Teknologi AI semakin diperlukan agar pemanfaatan Artificial Intelligence dapat diadakan secara aman serta produktif. Berdasarkan hal tersebut, Surat Edaran ini kami tujukan terhadap pelaku usaha aktifitas pemograman berbasis kecerdasan buatan pada pengurus sistem elektronik lingkup umum dan juga privat,” ucapnya.

Beberapa kebijakan di Surat Edaran ini di dalam antaranya:

1. Kuantitas Etika AI

Surat Edaran ini berdasarkan judulnya menjelaskan tentang nilai etika Artificial Intelligence yang meliputi antara lain inklusivitas, aksebilitas, keamanan, kemanusiaan kemudian kredibilitas, dan juga akuntabilitas.

2. Pelaksanaan Etika AI

Bagian ini menjelaskan bagaimana para pihak yang mana dituju pada Surat Edaran ini melaksanakan aturan etika melalui antara lain;

– Penyelenggaraan Artificial Intelligence sebagai pendukung aktivitas manusia, khususnya untuk meningkatkan kreatifitas pengguna lalu pekerjaan.

– Penyelenggaran yang menjaga data dan juga privasi sehingga bukan ada individu yang mana dirugikan. Dan pengawasan opemanfaatan untuk menjaga dari penyalahgunaan Artificial Intelligence oleh pemerintah, penyelenggara, juga pengguna.

3. Tanggung Jawab pada Pembangunan lalu Pemanfaatan AI

Bagian ini menyampaikan bagaimana pihak yang dituju pada Surat Edaran ini mewujudkan tanggung jawab pengembangan serta pemanfaatan Teknologi AI melalui, antara lain;

Sumber : Sindonews.com