Berita  

MAKI: Mundur dari Ketua KPK Karena Kepepet, Firli Bahuri Pengecut!

MAKI: Mundur dari Ketua KPK Karena Kepepet, Firli Bahuri Pengecut!

Berita Teknologi Hari IniMelex.id Koordinator Warga Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan, pengunduran diri Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi non aktif, Firli Bahuri menyebabkan penonton kecewa.

“Akhirnya nampak betul beliau sangat tak gentle, ya, mohon maaf istilahnya pengecut gitu. Kalau memang sebenarnya mau mundur harusnya dari kemarin-kemarin,” kata Boyamin pada waktu dihubungi Suara.com, hari terakhir pekan (22/12/2023).

Menurut Boyamin, Firli mundur oleh sebab itu sudah ada terpepet keadaan. Seharusnya Firli mundur sejak awal, sehingga terkesan gentleman.

“Setelah ini terpepet, pra peradilan kalah, terus dewas juga warnanya telah akan mengukum dia. Terus di tempat KPK sendiri gak ada yang ngebela, lalu terakhir diduga ia tidak ada masuk rombongan yang dimaksud diperpanjang pada surat kebijakan presiden (Keppres),” jelas Boyamin.

Ketua KPK nonaktif Firli Bahuri (tengah) memberikan keterangan ketika konferensi pers di dalam salah satu cafe pada DKI Jakarta Timur, Selasa (19/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ketua KPK nonaktif Firli Bahuri (tengah) memberikan keterangan pada waktu konferensi pers di dalam salah satu cafe pada DKI Jakarta Timur, Selasa (19/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dalam Keppres tentang perpanjangan jabatan pimpinan KPK, kata Boyamin, hanya sekali akan ada 4 pimpinan KPK yang digunakan diperpanjang jabatannya. Termasuk Ketua KPK sementara, Nawawi Pomolango.

“Nampaknya saya duga tidaklah ada namanya (Firli) masuk di rombongan yang mana diperpanjang. Maka telah hopeless mengundurkan diri,” ucapnya.

Boyamin mengatakan, seharusnya Firli dengan gentle berpegang teguh dengan pembangunan awalnya, yakni yakin tidak ada bersalah ketika dibacakannya putusan pada pengadilan nanti.

“Mestinya kan beliau harus gentle, tiada mengundurkan diri dengan alasan ini praduga tiada bersalah lalu ia yakin tidaklah akan diputus bersalah oleh pengadilan nanti, ia tak mundur. Mestinya kan begitu,” kata Boyamin.

Boyamin mengira orang pimpinan KPK merupakan manusia yang mana gagah berani, namun hal itu bertolak belakang. Hal itu, lanjut Boyamin dari tingkah laku Firli yang dimaksud menutupi wajah dengan map, pada waktu pada Bareskrim Polri beberapa waktu lalu.

“Jadi terus terang selaku rakyat kecewa, kemarin misalnya waktu datang ke bareskrim, beliau ngumpet sembunyi tutupi muka. Ternyata Ketua KPK pikir saya cemen banget ternyata. Cemen lalu pengecut,” kata Boyamin.

“Terus sekarang ia mundur, lebih besar cemen lebih besar pengecut. Jadi tadinya saya berharap ketua kpk yang gagah berani tapi ternyata cemen banget, ya sangat memalukan,” imbuhnya.

Gagal Sidang

Beredar foto memperlihatkan Ketua KPK Firli Bahuri serta Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo pada sebuah GOR bulutangkis di dalam kawasan Mangga Besar, Ibukota Pusat. (Ist)
Beredar foto memperlihatkan Ketua KPK Firli Bahuri juga Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di tempat sebuah GOR bulutangkis dalam kawasan Mangga Besar, Ibukota Indonesia Pusat. (Ist)

Boyamin juga sedikit kecewa dengan mundurnya Firli Bahuri sebagai pimpinan KPK, ia setiap saat saksi pelapor ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK juga terancam gagal.

Ia takut jikalau sidang tentang etik tentang Firli akan dibubarkan akibat pengunduran diri.

“Selaku saksi pelapor ke badan pengawas yang digunakan jadwalnya diperiksa besok jam 9, ini otomatis sidang saya besok bubar ini,” ucap Boyamin.

Dalam persidangan besok, dijadwalkan Boyamin akan segera mengkonfirmasi beberapa foto yang tersebut terkait dengan Firli.

Boyamin berharap sidang etik masih dapat dilanjutkan, dan juga Firli hadir pada persidangan yang dimaksud agar dapat mengkonfrontir bukti-bukti temuannya.

“Saya berharap pak Firli datang besok dalam Dewas lantaran saya punya beberapa unsur untuk mengkonfirmasi beberapa foto yang dimaksud terkait dengan pak Firli. Mudah-mudahan tetap saja datanglah besok walaupun sudah ada mengundurkan diri, untuk sisa-sisw keberanian beliau terakhir datang ke Dewas,” jelasnya.

“Ini (sidang) sudah ada setengah jalan, harus diselesaikan, jangan seperi bu Lili, sebab ini telah sidang ya harus dituntaskan sampai sidang akhir juga ada putusan. Dewas jangan sampai mau seperti diatur oleh Firli lagi,” imbuh Boyamin menandaskan.