Minim Katalis, Intip Proyeksi Rupiah untuk Rabu (20/12)

Minim Katalis, Intip Proyeksi Rupiah untuk Rabu (20/12)

Berita Pengembangan Usaha Hari IniMelex.id . Kurs rupiah naik tipis pada Selasa (19/12). Di lingkungan ekonomi spot, rupiah ditutup pada Rupiah 15.506 per dolar Amerika Serikat (AS) atau menguat 0,03%.

Di Ibukota Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) rupiah menguat 0,06% ke Mata Uang Rupiah 15.506 per dolar AS.

Pengamat Komoditas juga Mata Uang Lukman Leong menerangkan, pergerakan rupiah cenderung mendatar di tempat sedang konsolidasi dolar AS. Selain itu absennya data ekonomi, baik dari internal maupun eksternal juga memproduksi pergerakan rupiah terbatas.

Lukman memproyeksikan rupiah masih akan bergerak sideways pada Rabu (20/12). “Rupiah diperkirakan masih akan cenderung datar dengan pemodal wait and see menantikan data naiknya harga PCE Amerika Serikat dan juga Rapat Dewan Gubernur BI minggu ini,” kata beliau untuk Kontan.co.id, Selasa (19/12).

Lukman menuturkan, pangsa mengekspektasikan PCE inti Amerika Serikat akan turun ke 3,3% dari 3,5%. Sedangkan BI diperkirakan akan tetap memperlihatkan memperahankan suku bunga.

“Walau demikian, penanam modal menantian pernyataan BI apakah akan merespons sikap dovish the Fed yang memperkirakan 3 kali pemangkasan suku bunga tahun depan,” ujar Lukman.

Sementara itu, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede justru memproyeksikan rupiah akan bergerak melemah terbatas. Ini adalah sejalan dengan proyeksi penurunan pengerjaan rumah di area Amerika Serikat dan juga perizinan pembangunan.

“Sehingga terdapat perasaan khawatir dengan supply perumahan di dalam AS,” katanya.

Josua pun memprediksi rupiah bergerak dikisaran Mata Uang Rupiah 15.475 – Rupiah 15.575 per dolar Negeri Paman Sam pada Rabu (20/12). Sementara Lukman memperkirakan rupiah direntang Rupiah 15.450 – Mata Uang Rupiah 15.550 per dolar AS.




Sumber : Kontan.co.id