Berita  

Minta Maaf usai jadi Tersangka KPK, Gubernur Malut Abdul Gani: Risiko Pejabat, Kadang-kadang Kita Salah

Minta Maaf usai jadi Tersangka KPK, Gubernur Malut Abdul Gani: Risiko Pejabat, Kadang-kadang Kita Salah

Berita Terbaru Hari IniMelex.id Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba menyampaikan permintaan maaf setelahnya berstatus terdakwa pada perkara suap kemudian gratifikasi yang mana diungkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Sebagai gubernur saya meminta-minta maaf untuk masyarakat, kalau ada hal-hal sampai terjadi seperti ini,” kata Gani pada waktu digiring ke mobil tahanan KPK, pada Rabu (20/12/2023).

Dia lantas menganggap perkara yang dimaksud menjerat bagian dari risiko jabatannya sebagai gubernur.

“Rekan-rekan yang tersebut saya cintai itu namanya risiko pejabat, kadang-kadang kita salah. Apalagi dengan kadang-kadang tekanan masyarakat, keperluan masyarakat, jadi saya kira harus kita terima sebagai pejabat ya, dipercayakan,” kata Ghani.

Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba usai resmi ditetapkan sebagai terdakwa KPK. (Suara.com/Yaumal)
Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba usai resmi ditetapkan sebagai dituduh KPK. (Suara.com/Yaumal)

Ghani mengklaim, selama hampir dua periode menjadi gubernur telah memberikan yang terbaik.

“Artinya sudah ada berupaya selama dua periode, tapi akhirnya jabatan terakhir, tersandung persoalan seperti itu, saya kira itu risiko jabatan,” ujarnya.

Ghani dijadikan terdakwa dugaan korupsi, merupakan penerimaan suap dan juga gratifikasi seniliai Simbol Rupiah 2,2 miliar terkait proyek penyelenggaraan dan juga jual beli jabatan dalam lingkungan pemerintah provinsi Maluku Utara. Proyek penyelenggaraan infrastruktur itu memilki pagu anggaran Rp500 miliar.

Ghani dijadikan terdakwa dengan enam orang lainnya, yakni Kadis Perumahan serta Pemukiman Adnan Hasanudin (AH), Kadis PUPR Daud Ismail (DI), Kepala BPPBJ Ridwan Arsan (RA), ajudan Gani, Ramadhan Ibrahim (RI), kemudian dua orang pihak swasta Stevi Thomas (ST) dan juga Kristian Wuisan (KW).

Sumber : Suara.com