Berita  

Mundur buat Hindari Sanksi Etik, Novel Baswedan Sebut Pola ‘Jahat’ Firli Bahuri Terulang Lagi

Mundur buat Hindari Sanksi Etik, Novel Baswedan Sebut Pola ‘Jahat’ Firli Bahuri Terulang Lagi

Berita Teknologi Hari IniMelex.id Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan berkomentar persoalan pengunduran diri Ketua KPK nonaktif Firli Bahuri dari jabatannya.

Dia menilai upaya Filri yang disebutkan sebagai upaya untuk menghindari sanski menghadapi dugaan pelanggaran etiknya yang tersebut pada waktu ini diproses Dewan Pengawas KPK.

“Ini modus lama Firli. Sama ketika (saat Firli jadi) Deputi Penindakan melakukan pelanggaran berat, kemudian menghindar dengan cara mengundurkan diri,” kata Novel lewat keterangannya yang digunakan disitir Suara.com, Hari Jumat (22/12/2023).

Firli Bahuri Saat Berada di area Gedung Dewan Pengawas KPK, Jakarta. (ANTARA/Reno Esnir)
Firli Bahuri Saat Berada di dalam Gedung Dewan Pengawas KPK, Jakarta. (ANTARA/Reno Esnir)

Novel menilai cara-cara yang disebutkan sebagai pola jahat, agar dugaan pelanggaran Firli tidak ada terungkap ke publik.

“Modus ini harusnya tak boleh terulang, lantaran akan jadi pola ‘jahat’. Cara ini akan menyebabkan pelanggaran bukan diungkap dengan tuntas, sehingga pihak-pihak lain yang dimaksud terlibat tidaklah diusut,” kata Novel.

Sebagaimana diketahui, Firli Bahuri telah  berstatus terdakwa dugaan korupsi berbentuk pemerasan ke Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Bersamaan dengan itu, Dewan Pengawas KPK juga menyidangkan dugaan pelanggaran etiknya, yakni pertemuan dengan SYL, tidak ada jujur melaporkan LHKPN, dan juga kepemiliki rumah pada Jalan Kartanegara, Ibukota Indonesia Selatan. 

Mundur

Firli telah terjadi mengajukan surat pengunduran diri sebagai pimpinan KPK pada 18 Desember 2023. Surat pengunduran diri diserahkannya ke Presiden Joko Widodo lewat Menteri Sektretaris Negara.

Ketua KPK nonaktif Firli Bahuri (tengah) memberikan keterangan ketika konferensi pers di area salah satu cafe pada Ibukota Timur, Selasa (19/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ketua KPK nonaktif Firli Bahuri (tengah) memberikan keterangan ketika konferensi pers di area salah satu cafe pada Ibukota Timur, Selasa (19/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

“Maka saya mengakhiri tugas saya sebagai ketua KPK, kemudian saya menyatakan berhenti, lalu saya juga menyatakan tidak ada berkeinginan untuk menambah masa berlaku masa jabatan saya,” kata Firli di area Gedung C1 KPK, Jakarta, Kamis (21/12/2023).

Kepada Presiden Jokowi, beliau meminta-minta agar permohonan pengunduran dirinya diterima, sekaligus meminta-minta untuk dimaafkan.

“Saya mohon untuk bapak Presiden berkenan menerima permohonan kami. Permohonan maaf kami juga juga sekaligus berhadapan dengan nama keluarga, menyampaikan terima kasih melawan dukungan penduduk selama kami pengabdian terhadap bangsa negara selama 40 tahun,” kata Firli.