Berita  

Panca Layak Diproses Hukum, Polisi Jemput di tempat RS Polri juga Langsung Ditahan

Panca Layak Diproses Hukum, Polisi Jemput dalam tempat RS Polri juga Langsung Ditahan

Berita Terbaru Hari IniMelex.id Polisi resmi menahan Panca Darmansyah (41), manusia ayah yang dimaksud tega membunuh empat anak kandungnya pada kontrakan kawasan Jagakarsa, DKI Jakarta Selatan. Penahanan dijalankan usai yang dimaksud bersangkutan dinyatakan layak secara kejiwaan untuk diproses secara hukum.

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasatreskrim) Polres Metro Ibukota Indonesia Selatan, Kompol Henrikus Yossi menyatakan ini berdasar hasil assessmen kejiwaan atau visum psikiatrikum yang digunakan sudah pernah dijalankan pasukan kedokteran RS Polri Kramat Jati selama 14 hari terhadap Panca.

Setelah dinyatakan layak secara kejiwaan, penyidik kemudian menjemput Panca dari RS Polri dan juga dibawa ke Polres Metro Ibukota Selatan untuk selanjutnya dijalankan penahanan.

“Hari ini tanggal 20 Desember 2023 saudara Panca sudah ada kami bawa ke Polres Metro DKI Jakarta Selatan kemudian selanjutnya terhadap yang tersebut bersangkutan diadakan penangkapan serta proses penyidikan akan terus berlanjut,” kata Yossi dalam Polres Metro Ibukota Indonesia Selatan, Rabu (20/12/2023).

Panca ditetapkan terdakwa usai membunuh empat anak kandungnya yang digunakan masih berusia di tempat bawah umur berinisial A (1), A (3), S (4) kemudian V (6). Keempat anak kandungnya itu dibunuh secara bergantian dimulai dari yang terkecil dengan cara dibekap selama 15 menit.

Panca melakukan perbuatan kejinya sambil direkam menggunakan kamera handphone atau HP. Video yang disebutkan kemudian disimpan ke di laptop.

Selain ditetapkan dituduh perkara pembunuhan berencana, penyidik juga menetapkan Panca sebagai dituduh tindakan hukum kekerasan di rumah tangga atau KDRT terhadap istrinya berinisial DP.

Adapun motif Panca membunuh keempat anaknya dan juga menganiaya DP akibat cemburu.

Kapolres Metro DKI Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam mengumumkan Panca juga masuk akal membunuh anak-anaknya yang tersebut masih dalam bawah umur yang dimaksud agar istrinya mampu hidup lebih lanjut leluasa.

Alasan ini yang kemudian menjadi latar belakang Panca sempat berupaya bunuh diri dengan menyayat lengannya sendiri.

“Alasan agar istrinya bisa jadi hidup lebih banyak leluasa kemudian beliau pergi bersatu anak-anaknya,” kata Ade Ary terhadap wartawan, Rabu (13/12).

Sumber : Suara.com