Berita  

Pedas! Ini adalah Komentar Menohok Hasto PDIP Soal Gibran dan juga Jokowi

Pedas! Ini adalah adalah Komentar Menohok Hasto PDIP Soal Gibran lalu juga Jokowi

Jakarta – Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengkritisi utang pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang besar. Menurutnya Indonesi mengalami kemajuan pada waktu ini ditopang oleh utang.

Selain itu Hasto juga mengaitkan tindakan partainya mencalonkan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka bermetamorfosis menjadi Wali Pusat Kota Solo merupakan sebuah kekhilafan.

Hasto mengutarakan partainya khilaf sempat mencalonkan Gibran Rakabuming di dalam awal karier politiknya sebagai Cawalkot Solo pada 2020 silam. Ia bercerita keputusasaanya kala itu akibat meninjau kemajuan yang mana diwujudkan Jokowi.

“Kami jujur semata khilaf ketika dulu bergabung mencalonkan Gibran oleh sebab itu kami juga di dalam sisi lain memang sebenarnya mengakui terhadap kemajuan yang mana dilaksanakan Pak Jokowi,” kata Hasto pada diskusi daring, Hari Sabtu (30/3/2024).

Presiden Joko Widodo bersatu putranya Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan pers usai menjenguk kelahiran cucu ketiganya di RS PKU Muhammadiyah, Surakarta, Jumat, 15 November 2019. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr.Foto: Presiden Joko Widodo sama-sama putranya Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan pers usai menjenguk kelahiran cucu ketiganya di RS PKU Muhammadiyah, Surakarta, Jumat, 15 November 2019. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr.
Presiden Joko Widodo dengan putranya Gibran Rakabuming Raka memberikan pernyataan pers usai menjenguk kelahiran cucu ketiganya ke RS PKU Muhammadiyah, Surakarta, Jumat, 15 November 2019. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr.

Mengutip CNN Indonesia, namun belakangan Hasto menyadari kemajuan oleh Presiden Jokowi dilaksanakan melalui beban utang yang dimaksud sangat besar. Dia mengatakan utang pemerintah ketika ini hampir mencapai US$ 196 miliar, dan juga belum salah satunya utang BUMN yang digunakan mencapai US$ 220 miliar.

“Setelah kami lihat lebih banyak dalam, kemajuan ini ternyata dipicu oleh beban utang yang dimaksud sangat besar, utang kita, utang pemerintah itu hampir mencapai US$196 miliar, ternyata utang swasta kemudian bumn itu hampir mencapai US$220 milair,” katanya.

Menurut Hasto, jikalau kedua utang itu digabung, Tanah Air ke depan berkemungkinan menghadapi permasalahan serius. Dalam kondisi, ia mengaku semakin gelisah akibat praktik nepotisme justru kian menguat.

Dia memperlihatkan pencalonan sekretaris Presiden yang forward sebagai calon bupati Boyolali. Menurut Hasto, pencalonan itu akan mengambil basis PDIP pada Jawa Tengah.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatatkan data utang pemerintah sebesar Rp8.041,01 triliun per akhir November 2023. Angka yang disebutkan berubah jadi rekor tertinggi. Utang pemerintah sebelumnya mencapai rekor pada Oktober setelah itu setelahnya tembus Rp7.950,52 triliun.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Pengelolaan Biaya kemudian Risiko Kemenkeu Suminto menganggap outstanding utang RI Rp8.041,01 triliun itu masih aman.

Artikel Selanjutnya PDIP Resmi Tutup Buku Urusan Bobby & Gibran, Sah Dipecat?

Artikel ini disadur dari Pedas! Ini Komentar Menohok Hasto PDIP Soal Gibran dan Jokowi