Berita  

Peran Muhammad Suryo di Dugaan Korupsi DJKA Kemenhub, Seret Nama Petinggi Polri

Peran Muhammad Suryo di area Dugaan Korupsi DJKA Kemenhub, Seret Nama Petinggi Polri

Berita Teknologi Hari IniMelex.id Muhammad Suryo, pelaku bisnis yang digunakan sebelumnya beberapa kali lolos dari jeratan hukum akhirnya terjerat pada dugaan perkara korupsi yang ketika ini ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga Kejaksaan Agung (Kejagung).

Kasus yang disebutkan adalah suap konstruksi jalur kereta pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Muhammad Suryo terseret usai KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan juga menjerat beberapa pihak yang mana kemudian diadili pada Pengadilan Tipikor.

KPK terus melakukan penyelidikan lalu M Suryo disebut-sebut jadi dituduh baru walau hal ini belum disampaikan secara resmi.

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak mengatakan, penetapan terdakwa Muhammad Suryo alias MS berkaitan dengan suap dalam lingkungan DJKA Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

M Suryo jadi sorotan rakyat pasca identitasnya diungkap oleh Dewan Pengawas KPK, terkait dugaan pembocoran dokumen penyelidikan KPK dalam Kementerian ESDM.

Muhammad Suryo yang menjabat Komisaris PT Surya Karya Setiabudi (SKS), seringkali disebut di persidangan tindakan hukum suap perkembangan jalur kereta yang melibatkan DJKA Kemenhub.

Salah satu pengungkapan terkait keterlibatan M Suryo terdapat pada surat dakwaan Putu Sumarjaya, terdakwa Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jabagteng, yang digunakan dibacakan dalam Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Semarang beberapa waktu yang tersebut lalu.

M Suryo diduga terlibat di penerimaan suap terkait proyek perkembangan Jalur Ganda Kereta Api antara Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso, dari KM 96+400 hingga KM 104+900.

Surat dakwaan menyebut, Suryo menerima sleeping fee dari Dion sebesar Rp9,5 miliar, kurang dari janji awal sebesar Rp11 miliar.

Sleeping fee adalah uang yang dimaksud diberikan oleh pemenang lelang untuk kontestan yang tersebut kalah, merupakan praktik umum di pengaturan lelang proyek.

M Suryo juga dituduh oleh terpidana Dion Renato Sugiarto, Bos PT Istana Putra Agung, miliki hubungan dekat dengan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto.

Pernyataan yang disebutkan disampaikan Dion pada waktu memberikan kesaksian di persidangan korupsi di dalam DJKA yang melibatkan terdakwa Putu Sumarjaya serta PPK BTP Jawa Bagian Tengah, Bernard Hasibuan, di dalam Pengadilan Tipikor Semarang pada November lalu

Pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar mengatakan, kPK harus transparan agar ada kejelasan hukum di perkembangan penyidikan, termasuk perkara suap yang digunakan diduga melibatkan Muhammad Suryo.

Menurut dia, perlu adanya pengumuman untuk masyarakat mengenai hubungan penyelidikan dan juga penyidikan persoalan hukum M Suryo, guna menghindari keraguan di dalam kalangan masyarakat.

Selain itu, perusahaan PT Surya Karya Setiabudi serta peran M Suryo sebagai Komisaris juga disangkutpautkan dengan tindakan hukum pertambangan pasir ilegal atau galian C di tempat hulu Sungai Bebeng, Magelang, Jawa Tengah pada tahun 2016.

Dugaan keterlibatan M Suryo kemudian Karyoto pada penerimaan suap terkait proyek BTS 4G di tempat Kementerian Komunikasi dan juga Informatika, melalui Windu Aji Sutanto, juga menjadi sorotan. Dalam tindakan hukum suap dalam DJKA Kemenhub terkait proyek rel kereta, KPK telah dilakukan mengoleksi bukti yang cukup untuk menetapkan M Suryo sebagai tersangka.