Berita  

PPP Gak Diterima Senayan, Benarkah Partai Islam Kurang Peminat?

PPP Gak Diterima Senayan, Benarkah Partai Islam Kurang Peminat?

Jakarta – Tidak lolosnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masih berubah menjadi sorotan publik. Kegagalan PPP memenuhi ambang batas parlemen 4% menyebabkan pertanyaan seputar perolehan ucapan parta-partai Islam pada pemilihan umum (pemilu) 2024.

Merujuk data Komisi Pemilihan Umum (KPU), ada empat partai berhaluan Islam yang maju ke pilpres 204 yakni PPP, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), kemudian Partai Ummat. Dari empat partai Islam, PKB menjadi pendulang pendapat terbesar yakni 16.115.655 atau 10,62%.

Berikut perolehan pernyataan partai Islam pada pilpres 2024:

1.PKB
Jumlah pendapat 16.115. 655 atau 10,62%

2.PKS
total ucapan 12.781. 353 atau 8,42%

3. PPP
Jumlah pernyataan 5.878.777 atau 3,87%

4.Partai Ummat
Jumlah kata-kata 642.545 atau 0,42%

Berdasarkan pada perolehan ucapan tersebut, cuma dua partai yang dimaksud mengamankan ambang batas parlemen yakni PKS serta PKB. PPP yang dimaksud merupakan salah satu partai tertua dalam Nusantara justru gagal melangkah ke Senayan.

Besarnya total populasi Islam ke Indonesia sebenarnya bermetamorfosis menjadi kesempatan partai Islam memiliki dukungan yang tersebut kuat. Namun, perolehan pernyataan partai Islam kalah pada mendebarkan massa dibandingkan partai Nasionalis seperti PDI Perjuangan.

Bila merujuk data perolehan ucapan pemilihan umum 2004-2024, pendapat partai Islam memang benar selalu naik turun. Sempat meningkat pesat pada pemilihan umum 2004, perolehan tiga partai Islam terbesar (PKB, PPP, PKS) jeblok36% pada 2009.

Pada pilpres 2024, pendapat partai Islam sebenarnya naik sebesar 10,8% dibandingkan pemilihan umum 2019. Rata-rata kenaikan tiga pengumuman partai Islam hanya sekali kalah tipis dengan kenaikan 6 partai nasional lainnya yakni 12,8%.

Ke enam partai yang dimaksud adalah PDIP, Golkar, Nasional Demokrat (Nasdem), Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), dan juga Demokrat.

Dari tiga partai terbesar Islam, semata-mata ucapan PPP yang tersebut turun yakni sebesar 7,03%. Sebaliknya, pengumuman PKS melonjak 11,2% lalu PKB meningkat pesat 18,8%.

Sebagai perbandingan, pernyataan 6 partai Nasionalis suaranya rata-rata mengalami kenaikan 12,8% pada pemilihan umum 2024 dibandingkan lima tahun lalu,

Bila ditotal, perolehan tiga partai Islam besar menembus 34.775.785 pemilih atau naik 10,8%. Suara yang disebutkan setara dengan 22,91% pengumuman sah yang digunakan masuk. Perolehan yang dimaksud naik tipis dibandingkan lima tahun tak lama kemudian yang mana tercatat 22,42%.

Sebagai perbandingan, jumlah keseluruhan ucapan 6 partai Nasionalis pada pilpres 2024 mencapai 69,57% dari total kata-kata sah. Jumlah yang disebutkan naik cukup signifikan melebihi pilpres 2019 yakni 67,51%.

CNBC INDONESIA RESEARCH
[email protected]

Artikel ini disadur dari PPP Gak Lolos Senayan, Benarkah Partai Islam Kurang Peminat?