Prabowo-Gibran menang telak di dalam NTB

Prabowo-Gibran menang telak di dalam di NTB

Berita Terbaru Hari IniMelex.id Mataram – Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Barat (NTB) menetapkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pergi dari sebagai pemenang pada Pemilihan Umum Presiden dan juga Wakil Presiden (Pilpres) 2024 dengan perolehan 2.154.843 suara.

Berdasarkan hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara pemilihan raya 2024 KPU NTB, mulai 5 hingga 11 Maret, pasangan calon presiden kemudian delegasi presiden nomor urut 2 ini menang pada 10 kabupaten/kota di area NTB.

Adapun perinciannya, pasangan Prabowo-Gibran pada Kota Lombok Barat meraih 277.980 suara, Lombok Tengah 430.129 suara, Lombok Timur 535.445 suara, Sumbawa 206.532 suara, Dompu 120.702 suara, Daerah Bima 218.485 suara, Sumbawa Barat 56.756 suara, Lombok Utara 100.827 suara, Pusat Kota Mataram 145.580 suara, dan juga Daerah Perkotaan Bima 62.447 suara.

Urutan kedua diraih pasangan Anies-Muhaimin (AMIN), memperoleh 850.539 suara. Perinciannya dalam Daerah Lombok Barat meraih 138.850 suara, Lombok Tengah 174.477 suara, Lombok Timur 166.481 suara, Sumbawa 66.727 suara, Dompu 35.081 suara, Bima 81.865 suara, Sumbawa Barat 27.746 suara, Lombok Utara 38.785 suara, Pusat Kota Mataram 87.541 suara, juga Perkotaan Bima 32.886 suara

Urutan ketiga diraih pasangan Ganjar-Mahfud dengan perolehan 241.106 suara. Perinciannya di Daerah Lombok Barat meraih 28.944 suara, Lombok Tengah 36.608 suara, Lombok Timur 77.159 suara, Sumbawa 24.032 suara, Dompu 6.314 suara, Bima 10.828 suara, Sumbawa Barat 5.943 suara, Lombok Utara 16.103 suara, Pusat Kota Mataram 30.995 suara, serta Pusat Kota Bima 3.820 suara.

Komunitas yang tersebut masuk daftar pemilih tetap memperlihatkan (DPT) di tempat NTB mencapai 3.918.291 orang. Namun, dari jumlah agregat itu, yang menggunakan hak suaranya dalam tempat pemungutan pengumuman (TPS) pada hari Rabu, 14 Pebruari 2024, hanya sekali 3.324.612 pemilih.

Jumlah kata-kata sah sebanyak 3.246.488 suara, sedangkan kata-kata tidaklah sah tercatat 78.124 suara. Dengan demikian, total pendapat sah kemudian tak sah mencapai 3.324.612 suara.

Ketua KPU Provinsi NTB Muhammad Khuwailid mengungkapkan bahwa rapat pleno KPU NTB telah berakhir, kemudian pihaknya akan mengakibatkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan pengumuman dalam tingkat provinsi ini ke KPU RI di rapat pleno tingkat nasional.

Hasil dari rapat pleno ini, kata dia, telah tetapkan dengan SK Nomor 32 Tahun 2024. Sementara itu, untuk hasil pilpres, DPR RI, juga DPD RI menjadi kewenangan KPU RI.

"Tentu pada beberapa hari ke depan, akan kami komunikasikan laporan. Setelah itu, kami mengantisipasi jadwal proses rapat pleno terbuka di tempat KPU RI," katanya di tempat Mataram, Selasa.

Terkait dengan penetapan kursi, menurut dia, biasanya setelahnya penetapan hasil pilpres secara nasional oleh KPU RI. Namun, pada rentan itu ada waktu 3 hari bagi kontestan pilpres ataupun parpol untuk mengajukan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) dalam Mahkamah Konstitusi (MK).

"Tentu penetapan hasil ucapan atau kursi itu juga ditentukan hasil dari MK. Kalau tak ada PHPU di dalam NTB, KPU provinsi dan juga kabupaten/kota dapat menetapkan perolehan kursi bagi kontestan pemilu," kata Khuwailid.

Sumber : Antaranews.com