Berita  

Sesuai Harapan Luhut, Jaksa Ajukan Kasasi Usai Haris Azhar kemudian Fatia Divonis Bebas

Sesuai Harapan Luhut, Jaksa Ajukan Kasasi Usai Haris Azhar kemudian Fatia Divonis Bebas

Berita Terkini Hari IniMelex.id Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan kasasi usai Pengadilan Negeri DKI Jakarta Timur (PN Jaktim) menjatuhkan vonis bebas terhadap Haris Azhar serta Fatia Maulidiyanty di persoalan hukum pencemaran nama baik Luhut Binsar Pandjaitan.

Pengajuan kasasi itu dikonfirmasi Plh Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI DKI Jakarta Herlangga Wisnu Murdianto.

“Bahwa terhadap putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri DKI Jakarta Timur secara langsung menyatakan kasasi,” kata Herlangga pada keterangannya, Hari Senin (8/1/2024).

“Dengan Akta Permintaan Kasasi Nomor 02/Akta.Pid/2024/PN.Jkt.Tim tanggal 08 Januari 2024 untuk perkara berhadapan dengan nama terdakwa Haris Azhar dan juga Akta Permintaan Kasasi Nomor 03/Akta.Pid/2024/PN.Jkt.Tim tanggal 08 Januari 2024 untuk perkara menghadapi nama terdakwa Fatia Maulidiyanty,” lanjutnya.

Herlangga menyatakan bahwa pasukan jaksa pada waktu ini sedang menyusun memori kasasi untuk segera dikirimkan ke Mahkamah Agung (MA).

Siapkan Memori Kasasi

“Serta segera mempersiapkan memori kasasi terhadap perkara tersebut,” jelas Herlangga.

Sebagaimana diketahui, Haris Azhar lalu Fatia divonis bebas di tempat perkara pencemaran nama baik Luhut. Vonis itu dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, Cokorda Gede Artahana.

“Membebaskan terdakwa Haris Azhar dari semua dakwaan. Membebaskan terdakwa Fatia Maulidiyanty dari semua dakwaan,” kata Hakim Cokorda pada ruang persidangan, Senin.

Majelis Hakim memutuskan Haris lalu Fatia tidaklah melakukan perbuatan pidana pencemaran nama baik terhadap Luhut.

Penampakan massa pendukung Haris Azhar kemudian Fatia Maulidiyanti pada waktu sidang pembacaan pleidoi yang digunakan dijalankan di area PN DKI Jakarta Timur, Mulai Pekan ((27/11). (Suara.com/Faqih)
Penampakan massa pendukung Haris Azhar serta Fatia Maulidiyanti pada waktu sidang pembacaan pleidoi yang digunakan dijalankan dalam PN DKI Jakarta Timur, Awal Minggu ((27/11). (Suara.com/Faqih)

Selain itu, Majelis Hakim juga menyatakan bahwa unsur penghinaan, unsur pencemaran nama baik, unsur menyebarkan berita bohong tidaklah terbukti selama proses persidangan.

Haris Azhar sebelumnya dituntut 4 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum di area persoalan hukum pencemaran nama baik Luhut. Sementara Fatia dituntut 3,5 tahun penjara.

JPU meyakini Haris kemudian Fatia melanggar Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 ayat 3 Undang-Undang ITE juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Harapan Luhut

Sementara itu dengan adanya kasasi tersebut, sesuai dengan harapan pihak Luhut Binsar Pandjaitan yang tersebut merasa yakin jaksa akan mengajukannya usai Haris Azhar dan juga Fatia Maulidiyanty divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri DKI Jakarta Timur (PN Jaktim).

“Kami menyerahkan sepenuhnya untuk Penuntut Umum berhadapan dengan proses yang mana akan diambil berikutnya. Kami percaya bahwa Penuntut Umum akan melanjutkan proses hukum ini dengan bijaksana juga sesuai dengan aturan hukum yang dimaksud berlaku,” kata Luhut melalui keterangan Juru Bicaranya, Jodi Mahardi, Awal Minggu (8/1/2024).

Jodi menyatakan Luhut menghormati segala langkah majelis hakim berhadapan dengan Haris dan juga Fatia.

“Kami menghormati langkah yang tersebut telah terjadi dibuat oleh majelis hakim. Setiap putusan pengadilan adalah wujud dari proses hukum yang harus kita hormati bersama,” tutur Luhut.

Kendati begitu, Luhut menyesalkan sebab menilai Majelis Hakim bukan menerangkan beberapa orang fakta juga bukti penting yang tersebut sebelumnya ada pada proses persidangan

“Kami juga menyayangkan bahwa ada beberapa fakta lalu bukti penting selama persidangan yang dimaksud tampaknya bukan menjadi pertimbangan pada pengambilan kebijakan oleh majelis hakim,” jelas Luhut.

Sumber : Suara.com