Starlink Uji Coba dalam IKN Siklus Mei, Sudah Boleh Jualan Data?

Starlink Uji Coba pada IKN Siklus Mei, Sudah Boleh Jualan Data?

Jakarta – Starlink milik miliarder Elon Musk dipastikan akan uji coba di ibu kota Nusantara. Uji layak operasi akan diwujudkan bulan Mei lalu.

“Iya itu Mei. Periode Mei, rencananya akan uji coba pada IKN. Detilnya nanti sebentar lagi, akhir bulan ini lah nanti detailnya hulunya, uji layak operasinya, itu nanti perizinan-perizinan lalu regulasi,” kata Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi ditemui ke Kantor Kominfo, Jakarta, Kamis (22/8/2024).

Budi memverifikasi pihak Starlink sedang berproses untuk menyebabkan izin membuka layanan pada Indonesia. Mereka juga mengajukan ingin melayani ritel.

Keinginan itu mampu dicoba, ungkap Budi. Namun ia mengingatkan asalkan Starlink mau memenuhi persyaratan mempunyai Network Operator Centre (NOC) di dalam Indonesia.

NOC sendiri merupakan tempat untuk melakukan pengawasan hingga mengamankan jaringan. Ini adalah penting, Budi memaparkan agar pemerintah sanggup mengontrol bermacam konten negatif yang digunakan kemungkinan besar diakses di Indonesia.

“Pokoknya selama kalian NOC-nya di Indonesia, pemerintah punya alat untuk mendeteksi dan juga mengontrol bervariasi konten negatif yang digunakan dimungkinkan dari penyelenggaraan telekomunikasi di Indonesia,” jelasnya.

Teknologi satelit yang tersebut diadopsi oleh Starlink sebenarnya cocok untuk area yang sulit dijangkau. Budi mengutarakan bisa saja diperuntukkan untuk daerah-daerah terluar Indonesia.

Namun apakah nanti Starlink hanya akan melayani wilayah IKN di Kalimantan atau boleh beroperasi lebih banyak luas lagi, Budi meminta-minta agar umum menanti perkembangannya.

“Nanti kita lihat cuma perkembangannya,” kata Budi.

Artikel Selanjutnya Banyak Janji, Budi Arie Minta Elon Musk Patuh

Artikel ini disadur dari Starlink Uji Coba di IKN Bulan Mei, Sudah Boleh Jualan Data?