Berita  

Surat Pengunduran Diri Firli Bahuri Tak Ada dalam Meja Jokowi

Surat Pengunduran Diri Firli Bahuri Tak Ada di Meja Jokowi

Berita Teknologi Hari IniMelex.id Firli Bahuri telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, surat pengunduran diri itu belum sampai ke meja Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Hal yang dimaksud diakui oleh Jokowi.

Jokowi menerangkan, surat pengunduran diri Firli memang sebenarnya sudah ada disampaikan lalu diterima oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Namun, suratnya belum diserahkan untuk Jokowi.

“Belum, belum sampai dalam meja saya. Sudah disampaikan ke mensesneg, tetapi belum sampai ke meja saya,” kata Jokowi usai hadir di Seminar Nasional Perekonomian Outlook Indonesia di tempat Jakarta, hari terakhir pekan (22/12/2023).

Sementara itu, Jokowi menyebut, kebijakan presiden (keppres) terkait pemberhentian Firli Bahuri masih di proses.

“Semua masih pada proses,” ucapnya.

Pada kesempatan terpisah, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengungkapkan, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) sudah menerima surat pada 18 Desember 2023.

Surat yang tersebut dimaksud dikirim oleh Firli berisikan pernyataan pengunduran dirinya sebagai ketua KPK.

Minta Maaf ke Jokowi

Ketua KPK nonaktif Firli Bahuri (tengah) memberikan keterangan pada waktu konferensi pers pada salah satu cafe pada Ibukota Indonesia Timur, Selasa (19/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ketua KPK nonaktif Firli Bahuri (tengah) memberikan keterangan ketika konferensi pers dalam salah satu cafe di tempat Ibukota Indonesia Timur, Selasa (19/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Firli menyatakan mengundurkan diri jabatannya pada Kamis (21/12/2023). Pengunduran diri yang dimaksud diadakan Firli di area sedang adanya dugaan perkara pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo atau SYL.

“Maka saya mengakhiri tugas saya sebagai Ketua KPK, lalu saya menyatakan berhenti, serta saya juga menyatakan tidak ada berkeinginan untuk melanjutkan masa jabatan saya,” kata Firli.

Dalam kesempatan yang tersebut sama, ia juga mengajukan permohonan maaf untuk Jokowi.

Ia berharap Kepala Negara bisa jadi menerima pengunduran dirinya.

“Saya mohon terhadap Bapak Presiden berkenan menerima permohonan kami. Permohonan maaf kami lalu juga sekaligus berhadapan dengan nama keluarga, menyampaikan terima kasih berhadapan dengan dukungan publik selama kami pengabdian terhadap bangsa negara selama 40 tahun,” kata Firli.

Firli juga memohonkan agar diberi kesempatan menjalani hidup sebagai rakyat biasa bersatu keluarganya.

“Berikan kesempatan saya, anak serta istri saya untuk menjalini keberadaan sebagai purnawirawan Polri, sebagai rakyat jelata, lalu juga sebagai anak bangsa Indonesia yang mana cinta terhadap negaranya. Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.