Ketua Tim Pengawas DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menilai bahwa pelaksanaan ibadah haji di era Presiden Prabowo Subianto telah menunjukkan peningkatan signifikan. Menurutnya, terwujud inovasi seperti penurunan biaya perjalanan haji hingga sekitar Rp 6 juta dalam dua tahun terakhir, yang mengurangi beban lebih dari 200 ribu calon jemaah yang telah menantikan kesempatan berangkat ke Tanah Suci.
Cucun juga menekankan bahwa masa tunggu antrean jemaah berhasil ditekan menjadi sekitar 26 tahun, jauh lebih singkat dibandingkan 35‑40 tahun sebelumnya. Ia berharap proses ini dapat dipercepat lebih lanjut, sehingga antrean menjadi lebih singkat.
Wakil Ketua DPR ini melaporkan bahwa sistem keberangkatan jemaah, termasuk prosedur imigrasi, telah diperbaiki. Mekanisme baru ini diharapkan dapat mencegah keberangkatan ilegal sekaligus memberikan kenyamanan sejak sebelum jemaah melintasi pesawat ke Arab Saudi.
Saat ini, hampir 17 ribu jemaah reguler mendapatkan fasilitas menginap di zona 1 Madinah, sekitar Masjid Nabawi, dengan hotel bintang lima. Menurut Cucun, para jemaah mengungkapkan keterkejutannya dengan layanan hotel yang bagus dan dekat dengan masjid.
Kualitas layanan makanan juga mengalami perbaikan. Kementerian Haji berhasil negosiasi dengan penyedia layanan sehingga menu menjadi lebih beragam dan sesuai dengan selera masyarakat Indonesia, mulai dari nasi keras yang dulu umum hingga pilihan yang lebih adaptif dan ramah bagi jemaah.
Meskipun ada masih catatan yang perlu diperbaiki, Cucun menilai bahwa pelaksanaan haji tahun ini secara keseluruhan menunjukkan kemajuan yang jelas. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara DPR dan pemerintah, khususnya Kementerian Haji, sebagai kunci keberhasilan tersebut.
Anggota Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri juga mengapresiasi kinerja Kementerian Haji dan Umrah dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Ia mengingatkan akan perlunya persiapan untuk tantangan haji di masa depan, terutama terkait dinamika geopolitik di Timur Tengah. Abidin menambahkan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas perhatiannya pada kepentingan umat Islam Indonesia dan peningkatan kualitas layanan jemaah haji.